Tagihan LPG pabrik Anda naik terus. Pabrik sebelah sudah pindah ke CNG.
Konversi LPG ke CNG adalah keputusan energi paling menguntungkan untuk pabrik Indonesia hari ini: kalori sama, biaya turun 12–37% (rata-rata ±26%), dan biaya instalasi Rp 0 — ditanggung TAP Energi.
Pabrik yang hampir kalah oleh tagihan gasnya sendiri
Cerita ini gabungan dari puluhan pabrik yang kami tangani. Mungkin salah satunya terdengar seperti pabrik Anda.
Setiap kenaikan harga LPG, margin makin tipis
Pak Hendra mengelola pabrik makanan ringan di Cikarang. Empat oven dan satu steam boiler menghabiskan 6 ton LPG industri setiap bulan. Ketika harga LPG bulk naik lagi, tagihan energinya menembus Rp 130 juta/bulan — dan pelanggan menolak kenaikan harga produk.
“Kami sudah efisiensi di mana-mana. Tinggal satu pos yang tidak bisa saya sentuh: bahan bakar. Atau begitu pikir saya.”
Pipa gas PGN tidak lewat kawasannya
Pak Hendra tahu gas alam lebih murah. Masalahnya, kawasan industrinya tidak dilalui jaringan pipa gas. Ia mengira gas alam hanya untuk pabrik besar di kawasan tertentu — sampai ia mendengar istilah virtual pipeline: CNG diantar dengan truk, seperti LPG, tapi dengan harga jauh di bawahnya.
Satu survey gratis mengubah semua hitungan
Tim TAP Energi melakukan audit energi: mencatat konsumsi per mesin, mengukur jalur pipa, dan memeriksa spesifikasi burner. Hasil feasibility study-nya jelas: burner existing bisa diretrofit, tidak perlu ganti mesin. Kebutuhan CNG-nya ±7.800 m³/bulan, disuplai 2× seminggu dengan skid tank.
Instalasi tanpa menghentikan produksi
PRS (Pressure Reducing Station) dipasang di area utilitas, jalur pipa baru ditarik ke setiap oven, burner dimodifikasi satu per satu di luar jam produksi. Sistem LPG lama dipertahankan sebagai backup — produksi tidak berhenti satu shift pun. Commissioning, testing kebocoran, gas detector, dan training operator selesai dalam 30–45 hari.
Hemat puluhan juta setiap bulan — tanpa keluar biaya instalasi
Tagihan energi turun dari Rp 130 juta menjadi ±Rp 85 juta/bulan. Api biru CNG lebih stabil, kualitas pemanggangan lebih konsisten, dan tidak ada lagi drama tabung kosong di tengah produksi. Tahun berikutnya, penghematan Rp 540 juta itu ia pakai untuk menambah satu lini produksi baru.
“Pertanyaan saya sekarang bukan ‘kenapa pindah ke CNG’, tapi ‘kenapa tidak dari dulu’.”
LPG vs CNG untuk industri: perbandingan apa adanya
| Aspek | LPG Industri | CNG (Compressed Natural Gas) |
|---|---|---|
| Biaya per kalori (MMBTU) | Tinggi — mengikuti harga propana dunia | 12–37% lebih hemat pada kalori setara |
| Nilai kalor | ±11.900 kkal/kg | ±9.000 kkal/m³ (1 kg LPG ≈ 1,3 m³ CNG) |
| Stabilitas harga | Fluktuatif, terpapar kurs & CP Aramco | Kontrak jangka panjang, lebih stabil |
| Keamanan kebocoran | Lebih berat dari udara — terakumulasi di lantai | Lebih ringan dari udara — menguap ke atas |
| Titik nyala | ±410°C | ±540°C (lebih sulit terbakar tak sengaja) |
| Emisi CO₂ | Lebih tinggi per kalori | ±20–25% lebih rendah — mendukung target ESG |
| Distribusi tanpa pipa PGN | Tabung / bulk truck | Virtual pipeline: skid tank & GTM terjadwal |
| Kualitas api | Baik | Api biru stabil, pemanasan lebih merata |
| Perubahan mesin | — (existing) | Retrofit burner + PRS, tanpa ganti mesin utama |
| Biaya instalasi konversi | — | Rp 0 — ditanggung TAP Energi |
Berapa hemat pabrik Anda per tahun?
Rentang hemat berdasarkan harga LPG Rp 1.000.000–1.300.000/tabung 50 kg dan CNG Rp 12.500–13.500/m³ (1 kg LPG = 1,3 m³ CNG). Untuk hitungan sesuai kondisi Anda, gunakan kalkulator interaktif:
| Konsumsi LPG / hari | Kebutuhan CNG setara | Estimasi hemat / hari | Estimasi hemat / tahun |
|---|---|---|---|
| 6 tabung (300 kg) | ±390 m³/hari | Rp 0,7 – 2,9 juta | Rp 265 juta – 1,05 M |
| 10 tabung (500 kg) | ±650 m³/hari | Rp 1,2 – 4,9 juta | Rp 441 juta – 1,76 M |
| 20 tabung (1 ton) | ±1.300 m³/hari | Rp 2,5 – 9,8 juta | Rp 882 juta – 3,51 M |
| 30 tabung (1,5 ton) | ±1.950 m³/hari | Rp 3,7 – 14,6 juta | Rp 1,32 – 5,27 M |
| 50 tabung (2,5 ton) | ±3.250 m³/hari | Rp 6,1 – 24,4 juta | Rp 2,21 – 8,78 M |
*Angka indikatif (batas bawah: LPG Rp 1 jt + CNG Rp 13.500; batas atas: LPG Rp 1,3 jt + CNG Rp 12.500; tahun = 360 hari). Gunakan kalkulator di bawah untuk hitungan presisi sesuai kondisi Anda.
💬 Minta Simulasi Presisi (Gratis)Hitung sendiri penghematan pabrik Anda
Geser jumlah tabung LPG harian Anda — lihat langsung berapa yang bisa dihemat dengan CNG. Penjelasan asumsi lengkap ada di FAQ, dan tahapan pengerjaannya di proses konversi 30–45 hari.
Hitungan bulanan menggunakan 30 hari. Asumsi: harga LPG Rp 1.000.000–1.300.000/tabung 50 kg (sesuai input), 1 kg LPG = 1,3 m³ CNG (basis kalori). Harga CNG Rp 12.500–13.500/m³ tergantung lokasi dan volume kontrak. Minimum order 6 tabung/hari. Biaya instalasi Rp 0 — ditanggung TAP Energi dalam skema kontrak suplai CNG.
💬 Kirim Hasil Hitungan ke Aria (WhatsApp)5 langkah dari LPG ke CNG — selesai 30–45 hari, tanpa menghentikan produksi
Survey & Audit Energi
Tim kami memetakan konsumsi per mesin, spesifikasi burner, dan lokasi PRS. Gratis, tanpa komitmen.
Feasibility Study & RAB
Hitungan hitam di atas putih: kebutuhan m³/bulan, biaya instalasi, penghematan, dan payback period.
Instalasi PRS & Pipa
Pressure Reducing Station, jalur pipa internal, gas detector, dan sistem safety sesuai standar Migas.
Retrofit Burner & Commissioning
Modifikasi burner/boiler di luar jam produksi, testing kebocoran, tuning api, training operator.
Suplai CNG Rutin
Skid tank / GTM terjadwal ke pabrik Anda. Sistem LPG lama dipertahankan sebagai backup.
FAQ Konversi LPG ke CNG
Berapa penghematan konversi LPG ke CNG untuk industri?
Berkisar 12–37% dari biaya bahan bakar (rata-rata ±26%), tergantung harga LPG Anda saat ini dan harga kontrak CNG (Rp 12.500–13.500/m³). Coba kalkulator interaktif di atas untuk hitungan sesuai konsumsi pabrik Anda.
Apakah burner dan boiler LPG bisa dikonversi ke CNG?
Bisa. Mayoritas burner dan boiler LPG dapat diretrofit: penggantian nozzle, penyesuaian rasio udara–bahan bakar, dan regulator tekanan yang sesuai. Kasus tertentu memakai burner dual-fuel agar bisa bolak-balik LPG–CNG.
Berapa biaya instalasi konversi LPG ke CNG di pabrik?
Tergantung kapasitas konsumsi dan panjang jalur pipa. Komponen utama: PRS, pipa internal, retrofit burner, dan safety system. Untuk pelanggan TAP Energi biaya instalasi Rp 0 — seluruhnya ditanggung TAP Energi dalam skema kontrak suplai CNG, sehingga Anda mulai hemat sejak hari pertama.
Pabrik saya tidak dilalui pipa gas PGN. Bagaimana CNG sampai ke pabrik?
Lewat virtual pipeline: gas dikompresi di mother station, diangkut dengan skid tank atau GTM ke pabrik Anda, lalu didekompresi via PRS ke tekanan kerja burner. Jadwal pengiriman disesuaikan konsumsi harian — persis seperti langganan LPG bulk, dengan harga jauh lebih rendah.
Apakah CNG aman untuk pabrik?
CNG lebih ringan dari udara sehingga naik dan terdispersi jika bocor (LPG justru terakumulasi di lantai), dan titik nyalanya lebih tinggi (±540°C vs ±410°C). Dengan instalasi bersertifikat, gas detector, dan SOP yang benar, CNG termasuk bahan bakar industri paling aman.
1 kg LPG setara berapa m³ CNG?
Sekitar 1,25–1,4 m³ CNG (rata-rata praktis: ×1,3), berdasarkan nilai kalor LPG ±11.900 kkal/kg dan CNG ±9.000 kkal/m³.
Berapa lama proses konversi dari survey sampai gas mengalir?
Umumnya 30–45 hari dari survey sampai gas mengalir: survey & audit energi, desain & perizinan, instalasi PRS & jalur pipa, lalu testing & commissioning. Produksi tetap jalan karena backup LPG dipertahankan selama transisi.
Konsumsi minimal berapa agar konversi CNG layak?
Mulai ±1 ton LPG/bulan sudah layak dikaji. Semakin besar konsumsi, semakin cepat payback. Untuk konsumsi sangat besar (>30 ton/bulan), kami juga bisa mengkaji opsi LNG.
Kirim tagihan LPG terakhir Anda.
Kami balas dengan hitungan penghematannya.
💬 Chat Aria Sekarang — Konsultasi & Survey Gratis
PT. Tangguh Adhi Perkasa Energi · Melayani Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah & Jawa Timur